ANALISIS SELF DISCLOSURE MELALUI CLOSE FRIEND DI INSTAGRAM MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI ANGKATAN 2020 UNIVERSITAS BUDDHI DHARMA
Keywords:
Media sosial Instagram Self Disclosure Close friend Teori Johari WindowAbstract
Saat ini terdapat tren untuk mengungkapkan diri atau self-disclosure di Instagram melalui fitur close friend. Berdasarkan fenomena tersebut, self-disclosure melalui close friend instagram menjadi topik penelitian ini. Penelitian ini melibatkan lima responden mahasiswa pada program studi Ilmu Komunikasi. Penulis menggunakan teori Jendela Johari dari Joseph Luft dan Harry Ingha dan teori hierarki dari Abraham Maslow. Teori jendela Johari membedakan empat area, yaitu area terbuka ‘open area’, area tersembunyi ‘hidden area’, area buta ‘blind area’, dan area tidak diketahui ‘unknown area’. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penggunaan pendekatan fenomenologi untuk mengeksplorasi fenomena dan pengalaman individu. Penulis mendapatkan tiga area yang dimiliki kelima informan, yaitu area terbuka, area tersembunyi dan area buta. Self Disclosure yang dilakukan informan untuk memenuhi kebutuhan aman, kebutuhan sosial dan kebutuhan penghargaan. Dampak positif self-disclosure seperti pengenalan diri dan peningkatan kesadaran diri, kapabilitas menangani masalah, serta keterampilan dalam komunikasi interpersonal. Sedangkan Dampak negatifnya yaitu terungkapnya informasipribadi, kerugian mental dan prevalensi penggunaan fitur close friend.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bhumantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.



