Pengaruh Kualitas Produk, Harga, dan Iklan Terhadap Minat Beli Konsumen di Media Sosial TikTok
Keywords:
Kualitas Produk, Harga, Iklan, Minat Beli, TikTokAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk, harga, dan iklan terhadap minat beli konsumen di media sosial TikTok, dengan studi kasus pada mahasiswa pengguna TikTok di Universitas Buddhi Dharma Kota Tangerang. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena meningkatnya penggunaan TikTok yang tidak lagi berfungsi sebatas media hiburan, melainkan telah berkembang menjadi media pemasaran digital yang efektif dalam membangun interaksi serta memengaruhi keputusan konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 110 responden pengguna TikTok yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data diolah menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistics 25 melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas), analisis korelasi berganda, regresi linear berganda, koefisien determinasi, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,775 (77,5%), yang berarti kualitas produk, harga, dan iklan secara bersama-sama mampu menjelaskan 77,5% variasi minat beli konsumen, sedangkan sisanya sebesar 22,5% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil uji t membuktikan bahwa kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap minat beli dengan nilai t hitung sebesar 3,611 (sig. 0,000) dan iklan berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung sebesar 10,943 (sig. 0,000), sedangkan harga tidak terbukti berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung sebesar 0,096 (sig. 0,924). Hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 126,389 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga kualitas produk, harga, dan iklan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen di media sosial TikTok. Dengan demikian, pelaku usaha di TikTok perlu memprioritaskan kualitas produk dan kreativitas iklan sebagai strategi utama untuk meningkatkan minat beli konsumen.
