Penerapan Metode K-Means Clustering dalam Mengelompokan Jumlah Wisatawan Asing di Jawa Barat

Penulis

  • Ana Neva STMIK IKMI Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.31253/algor.v4i2.1872

Kata Kunci:

Pariwisata, Wisatawan, K-Means, Clustering

Abstrak

Provinsi Jawa Barat merupakan provinsi yang memiliki daya pesona wisata alam yang cukup diminati oleh wisatawan lokal maupun warga wisatawan asing. Dibeberapa tempat wisata alam di Jawa Barat, jumlah wisatawan relatif mengalami kenaikan. Pemerintah provinsi belum melakukan analisa pemetaan wisatawan asing terhadap kunjungan wisata di daerah Jawa Barat. Data wisatawan asing dapat menjadi acuan pemerintah sebagai pemetaan kunjungan wisatawan. Tahapan penelitian menggunakan knowladge discovery in database. Pengolahan data menggunakan metode K-Means. K-Means merupakan metode data maining yang memberikan deskripsi kelompok sebuah item. Tools yang digunakan dalam pengolahan data adalah aplikasi RapidMiner.  Tujuan dari penelitian ini untuk mengelompokkan jumlah kedatangan wisatawan asing di tempat wisata alam di Jawa Barat. Hasil pengelompokan didapat 3 cluster yaitu, cluster 0 (rendah) sebanyak 445 tempat wisata alam, cluster 2 (sedang) sebanyak 880 tempat wisata, dan cluster 1 (tinggi) sebanyak 880 tempat wisata.Tempat wisata alam yang termasuk dalam cluster rendah dapat dijadikan kontribusi untuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam hal peningkatan fasilitas yang ada di tempat wisata, agar wisatawan  asing yang berkunjung akan semakin meningkat dimasa yang akan datang.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2023-03-24

Cara Mengutip

Neva, A. (2023). Penerapan Metode K-Means Clustering dalam Mengelompokan Jumlah Wisatawan Asing di Jawa Barat. ALGOR, 4(2), 141–149. https://doi.org/10.31253/algor.v4i2.1872