SEBUAH REGISTER YANG DIGUNAKAN OLEH NETIZEN DI KOMUNITAS MARAH-MARAH X (TWITTER)
Kata Kunci:
Register, Sociolinguistic, Informal Language, Online Community, Marah-Marah CommunityAbstrak
Penelitian ini mengkaji register linguistik yang digunakan oleh netizen di Komunitas Marah-Marah X (Twitter), sebuah ruang online di mana pengguna mengekspresikan kemarahan dan ketidakpuasan terkait berbagai isu. Model Berbicara Dell Hymes (1972) digunakan sebagai kerangka teoritis untuk mengklasifikasikan dan menganalisis register dalam komunitas ini. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data primer berupa posting, komentar, dan interaksi selama April 2025. Analisis mengidentifikasi 200 register, di mana 185 (90%) bersifat informal dan 15 (10%) bersifat kolokial. Register informal mencakup bahasa gaul, singkatan, pergantian kode bahasa, kata-kata emosional, dan emoji, yang mencerminkan emosi intens seperti kemarahan dan frustrasi. Register kolokial menunjukkan nuansa regional dan budaya. Temuan ini menyoroti bahwa register informal mendominasi diskursus emosional dalam komunitas online, berfungsi sebagai alat pembentukan identitas, solidaritas, dan mekanisme penyesuaian. Studi ini berkontribusi pada sociolinguistics dengan memberikan wawasan tentang bagaimana variasi register mencerminkan ekspresi emosional dan ikatan sosial dalam lingkungan digital.



