Pengaruh Return On Asset, Net Profit Margin, Current Ratio, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Pertumbuhan Laba (Studi Empiris pada Perusahaan Makanan dan minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023)
Keywords:
Return On Asset, Net Profit Margin, Current Ratio, Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan LabaAbstract
Sejumlah perusahaan Makanan dan Minuman yang meningkat berlokasi subsektor makanan dan minuman, itulah sebabnya subsektor ini dipilih untuk penelitian ini.
Ketika menulis penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak yang disebabkan oleh aset (pengembalian), margin laba bersih (NPM), CurrentRatio (CR), dan ukuran perusahaan (penelitian empiris dari perusahaan subsektor) untuk pertumbuhan laba di pertukaran Indonesia pada 2019-2023. Dalam studi makalah, penulis menggunakan metode penarikan sampel menggunakan metode sampel yang ditargetkan, dan pemrosesan data yang digunakan adalah SPSS27.
Hasil dari perhitungan uji F (Simultan) menunjukan Fhitung < Ftabel (1,079 < 2.64) dan tingkat signifikansi 0.382, Temuan menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara pertumbuhan laba dan ROA, NPM, CR, atau ukuran perusahaan. ReturnOnAssets (ROA) ditentukan dengan menggunakan t-hitung (0,719) < t-tabel (2,028) atau nilai signifikan 0,476>, menurut temuan parsial. t-hitung (1.364) < t-tabel (2.028) atau hasil signifikan 0,181> digunakan untuk menghitung Net Profit Margin (NPM) pada tingkat signifikansi 0,05. Dengan menggunakan t-hitung (-0,782) < t-tabel (2,028) atau hasil signifikan 0,439>, Current Ratio (CR) dihitung pada tingkat signifikansi 0,05. T-hitung (-0,662) < t-tabel (2,028) atau hasil signifikan. 0,512 > digunakan untuk menghitung ukuran perusahaan pada tingkat 0,05. Penelitian yang dilakukan bersamaan dengan penelitian ini menemukan bahwa Return On Assets, MarginLabaBersih(NPM), Rasio Lancar, serta Company Size tidak pengaruhi Profit Growth tingkat 0,05.
