Pengaruh Return On Assets (Roa), Return On Equity (Roe), Net Profit Margin (Npm), Earning Per Share (Eps) Terhadap Harga Saham Perusahaan Subsektor Oil, Gas & Coal Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Bei) Pada Tahun 2019-2023
Keywords:
Return On Asset, Return On Equity, Net Profit Margin, Earning Per Share, Harga SahamAbstract
Studi ini diarahkan untuk menelaah dampak Return on Assets, Return on Equity, Net Profit Margin, serta Earnings per Share atas kinerja pasar ekuitas perusahaan di subsektor minyak, gas, serta batu bara yang tercatat sebagai emiten di BEI selama 2019 hingga 2023. Populasi sebanyak 35 perusahaan, dengan 40 laporan keuangan, berfungsi digunakan data studi. Cara penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, berasal dari objek studi, dengan purposive sampling. Dalam kajian teknik analisis data mencakup analisis data mencakup statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, serta pengujian hipotesis yang diterapkan melalui SPSS versi 25. Kajian studi mengindikasikan Return on Assets, Return on Equity, serta Net Profit Margin tidak memiliki dampak atas kinerja pasar ekuitas perusahaan. Earnings per Share, di sisi lain, memang berpengaruh secara statistik. Hasil studi ini mengindikasikan yakni Return on Assets tidak memiliki dampak terhadap atas kinerja pasar ekuitas perusahaan, berdasarkan tingkat secara statistiksi statistik 0,410 > 0,05. Return on Equity (ROE) memiliki dampk yang secara statistik terhadap atas kinerja pasar ekuitas perusahaan, dengan nilai secara statistiksi 0,503 > 0,05. Net Profit Margin (NPM) tidak memiliki dampak terhadap atas kinerja pasar ekuitas perusahaan dengan nilai secara statistiksi 0,071 > 0,05. Earning Per Share (EPS) memiliki pengaruh yang berdasarkan tingkat secara statistiksi statistik atas kinerja pasar ekuitas perusahaan dengan memiliki dampak 0,000 < 0,05. Secara menyeluruh, Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), serta Earning Per Share (EPS) memiliki dampak terhadap atas kinerja pasar ekuitas perusahaan berdasarkan tingkat secara statistiksi statistik 0,000 < 0,05.
