Pengaruh Total Asset Turnover (TATO), Debt To Equity Ratio (DER), Return On Assets (ROA), Dan Komite Audit Terhadap Harga Saham Pada Subsektor Batu Bara Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2024
Keywords:
Debt to Equity Ratio, Harga Saham, Komite Audit, Return on Assets, Total Asset TurnoverAbstract
Sektor pertambangan batu bara memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun terdapat inkonsistensi antara kinerja keuangan perusahaan dan pergerakan harga saham selama periode 2021–2024, sehingga fenomena ini penting dikaji secara empiris. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), Total Asset Turnover (TATO), dan Komite Audit secara parsial maupun simultan terhadap harga saham perusahaan subsektor batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan, menggunakan teknik purposive sampling yang menghasilkan 10 perusahaan dengan 40 observasi. Analisis dilakukan melalui regresi linear berganda berbantuan IBM SPSS Statistics versi 27, didahului uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan keempat variabel berpengaruh signifikan terhadap harga saham (F=4,551; sig.=0,003). Secara parsial, ROA berpengaruh positif dan signifikan (sig.=0,044), DER berpengaruh positif dan signifikan (sig.=0,013), TATO tidak berpengaruh signifikan (sig.=0,302), serta Komite Audit berpengaruh positif dan signifikan (sig.=0,045). Nilai Adjusted R² sebesar 26,7% mengindikasikan 73,3% variasi harga saham dipengaruhi faktor lain di luar model. Disimpulkan bahwa profitabilitas aset, leverage terkelola, dan kualitas tata kelola perusahaan merupakan pertimbangan utama investor, sedangkan efisiensi perputaran aset tidak langsung memengaruhi harga saham akibat dominasi faktor eksternal. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas variabel dengan indikator makroekonomi dan memperbesar cakupan sampel.
