Mampukah Dua Moderasi Dividen Payout Ratio Dan Quick Ratio Menyelesaikan Masalah Return Saham Di Industri Batubara

Main Article Content

Deni Sunaryo

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Inventory Turnover, Return On Equity dan Debt to Asset Ratio terhadap Return Saham dengan Dividen Payout Ratio dan Quick Ratio sebagai variabel moderating. Penelitian ini menggunakan objek perusahaan subsektor Batubarsa di Bursa Efek Asia Tenggara periode 2012-2020. Data yang dikumpulkan merupakan data sekunder dengan metode dokumentasi berupa laporan tahunan perusahaan. Alat analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah IBM SPPS V26. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling diperoleh 10 perusahaan yang menyajikan laporan keuangan yang lengkap, sehingga didapatkan sebanyak 90 sampel. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, moderated regression analysis (MRA), regresi linier berganda, uji uji t, dan uji f. Hasil penelitian secara parsial menyimpulkan bahwa ITO tidak berpengaruh signifikan terhadap Return Saham, ROE berpengaruh signifikan terhadap Return Saham, dan DAR tidak berpengaruh signifikan terhadap Return Saham. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan nilai Fhitung sebesar 2,596 dan Ftabel 2,74 artinya Fhitung < Ftabel atau nilai sigifikansi 0,059 > 0,05. Sehingga, ITO, ROE dan DAR secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap Return Saham. Hasil penelitian MRA menunjukkan bahwa DPR tidak memoderasi ITO terhadap Return Saham, DPR tidak memoderasi ROE terhadap Return Saham, dan DPR tidak memoderasi DAR terhadap Return Saham, QR tidak memoderasi ITO terhadap Return Saham, QR tidak memoderasi ROE terhadap Return Saham, dan QR tidak memoderasi Debt to Asset Ratio terhadap Return Saham.

Article Details

How to Cite
Sunaryo, D. (2023). Mampukah Dua Moderasi Dividen Payout Ratio Dan Quick Ratio Menyelesaikan Masalah Return Saham Di Industri Batubara. Primanomics : Jurnal Ekonomi & Bisnis, 21(1), 82–101. https://doi.org/10.31253/pe.v21i1.1727
Section
Articles