Pengaruh Suku Bunga Kredit Dan Inflasi Terhadap Penyaluran Kredit Pada Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI)
DOI:
https://doi.org/10.31253/pe.v24i2.4574Kata Kunci:
Credit Interest Rates, Inflation, Credit Disbursement, BankingAbstrak
Titik berat di penelitian ini menilai pengaruh suku bunga pinjaman dan inflasi terhadap penyebaran kredit di sektor perbankan secara keseluruhan. Metode yang diadopsi dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif yang bersifat eksplanatori. Populasinya meliputi semua perusahaan yang beroperasi di sektor perbankan dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebanyak 46 perusahaan, sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 22 perusahaan dengan metode pengambilan sampel purposive sampling. Pendekatan analisis data yang dipakai adalah regresi linier berganda. Kesimpulan dari analisis mengungkapkan bahwa tingkat signifikansi 0,00 (lebih kecil dari 0,05) pada pengujian bersama-sama membenarkan bahwa inflasi dan suku bunga kredit secara nyata memengaruhi volume penyaluran kredit di lembaga perbankan yang melantai di Bursa Efek Indonesia. Dari perspektif uji t, suku bunga kredit (X1) terbukti menghasilkan efek negatif yang kuat dan bermakna statistik terhadap variabel dependen (Y), berbeda dengan inflasi (X2) yang justru menciptakan dampak positif bernilai signifikan pada variabel dependen (Y). Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan nilai Rsquare yang disesuaikan mencapai 0,996. Hal ini menyiratkan bahwa 99,6% fluktuasi pada variabel dependen Y mampu dijelaskan oleh variabel independen X1 (Suku Bunga Kredit) serta X2 (Inflasi). Sementara itu, 0,4% lainnya disebabkan oleh elemen-elemen luar yang tidak dimasukkan ke dalam model studi ini.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Adelia Thessalonika Kaban, Alfina Hariyanti Butar-Butar, Dianty Putri Purba

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.


